Monday, November 7, 2016

Astaqfirulllah, Kebangetan!!! Anak Cucu Tak Bisa Ngaji, Kuburan Orang Tua Di Pasangi Ini Oleh Mereka!! |



Baru�baru ini satu photo jadi viral di laman sosial media Facebook. Pasalnya  photo itu memperlihatkan satu kuburan yang dipasangi pemutar suara (Mp3) Murottal Al Qur'an bertenaga cahaya matahari. Photo yang diupload di laman sosial media Facebook pada hari Sabtu (18/06/2016) tersebut memetik banyak komentar dari berbagai netizen.

Pengunggah gambar menerangkan kalau perlengkapan Mp3 itu memanglah sengaja dipasang
oleh pakar warisnya agar lantunan kitab suci Al Qur'an bisa diperdengarkan untuk orangtuanya yang sudah lama meninggal. lantaran berharap dimaklumi, ahli warisnya tak ada yang bisa mengaji.

baca juga ya : KOK BISA FOTO INI SENGAJA DIUNGGAH OLEH REMAJA INI ?? TUJUANNYA UNTUK APA? Coba Pendapat Kalian....


�Di kuburan ortunya dipasang mp3 tenaga surya untuk memutar MP3 Al Qur'an.. Hmmm. Hukume piye ki pak ustadz..?? � catat Account itu. Beragam komentar yang mendukung serta mencibirnya juga bermunculan. Satu diantara yang mendukungnya ditulis oleh account Komarudin Nanang yang berkata, �Ya sepanjang niat ngaji, ganjarannya untuk almarhum tetap baik. �

baca juga ; SELURUH UMAT MUSLIM DI JAGAD RAYA WAJIB BACA INI..!!! Mari Melihat azab Allah dari Dekat.. SEMOGA YANG MEMBAGIKAN TERHINDAR DARI AZAB ALLAH... AMIN


�Tiga amalan yg tidak putus.. Pengetahuan yg bermamfaat. Sedekah jariyah. Serta anak yang saleh.. Ingin pakai mp3 atau speaker bila tujuannya untuk orang tua ya tetep saja bisa di terima, Apa butuh diterangkan lebih detil.. � catat account Budi Harjono. Disamping itu account Lutfi Hasan mengatakan : �Mp3 nya cocok eror, segera muter. Bang dangdutan yukkk... wadduhh dapat goyang itu yang di bawah, digoyang malaikat. Q tertarik ama yang katakan bila pakar warisnya si mp3 ndak apa2 mungkin saja so si anak tidak berhasil jadi ahli waris, memang ingin?? �
�Kalau gunakan mp3 itu terang gak baik lah, bila memang gk bisa baca qur'an kan bs belajar dulu�

Bagaimana menurut pendapat Anda?

Ikut Aksi 4 November, Bang Jaja: "Ini Panggilan Iman, Gini-gini Gue Masih Punya Iman"

Jurnalmuslim.com - Diinformasikan melalui akun Facebook Choles Alwi, pesinetron televisi yang sering dipanggil dengan nama Bang Jaja turut andil mengikuti unjuk rasa tuntut Ahok pada 4 November 2016 di komplek istana negara.

"Aku tanya: "Kenapa Bang Jaja mau ikut dalam aksi ini?" Bang Jaja jawab: "Ini panggilan Iman, gini-gini gue juga masih punya Iman". #Jakarta #4November," tulis Choles Alwi dalam akun Facebooknya, (6/11/16).

Choles juga mengunggah sebuah foto selfinya bersama Bang Jaja saat berkesempatan untuk bertemu dengan artis senior tanah air ini.

Hingga postingan ini ditulis, foto dan status Choles Alwi sudah dibagikan lebih dari 900 pengguna Facebook. (nisyi/jurnalmuslim.com)

Tokoh Tionghoa: Polisi Tak Usah Cari Tafsir Lagi, Jadikan Fatwa MUI sebagai Pertimbangan!

Jurnalmuslim.com - Ketua Komunitas Tionghoa Antikorupsi (Komtak) Lieus Sungkharisma meminta polisi tak membiarkan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok berlarut-larut.

Lieus mengingatkan Polri agar menjadikan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai dasar pertimbangan dalam menilai kasus tersebut.

�Polisi tidak usah mencari-cari tafsir yang lain lagi. MUI (Majelis Ulama Indonesia) sudah menyatakan secara jelas bahwa yang dilakukan Ahok itu adalah penistaan agama. Itu ulama yang bicara. Referesinya sudah ada dan barang buktinya juga ada. Polisi tak perlu susah-susah lagi. Segera ambil tindakan hukum yang tegas.� tegas Lieus dilansir Republika.

Ia menilai, kasus tersebut sudah menyentuh masalah yang sangat sensitif, sehingga tidak boleh dianggap enteng oleh siapa pun.

�(Kasus Ahok) ini sudah menyinggung masalah akidah. Tidak boleh lagi ada orang di republik ini yang menista masalah keyakinan penganut agama lain. Di negara Pancasila ini, akidah itu pantang sekali dinista,� demikian Lieus. (islampos)

MENGEJUTKAN !!! Pak Jokowi Turut Demo 4 November, "Bukan Jokowinya Hilang Melarikan Diri, Kitanya Saja Yang Kurang Jeli ..."


Kabar Terbaru - Banyak netizen yang bilang Presiden Joko Widodo juga ikut serta dalam aksi unjuk rasa pada 4 November lalu.

Itu diungkapkan lewat tersebarnya foto Jokowi sedang berselfie dengan seorang lelaki.

Aksi unjuk rasa pada Jumat (4/11/2016) ini memang menyisakan berbagai hal menarik.
Mulai dari foto-foto dan video saat unjuk rasa, sampai pembahasan jaket yang dipakai Jokowi.
Banyak sekali ungkapan yang diterka oleh netizen.
Seperti yang diketahui bersama, demo ini demi menuntut proses hukum dari dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama.
Aksi ini diikuti oleh ratusan ribu orang
Sayangnya, aksi damai itu harus berujung ricuh.
Walau demikian, dari hasil kesepakatan yang sudah terjali antara perwakilan pendemo dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pemerintah mengiyakan bahwa proses itu akan berjalan.
Diluar hal substansi itu, ada yang unik.
Netizen memposting foto lelaki dengan wajah yang mirip dengan Jokowi.
Seperti yang dituliskan akun Instagram febri_big yang menuliskan, "Jokowi terlihat merakyat dan diCintai rakyat saat menemui Para Demonstran, semoga bijak dan berlaku adil," tulisnya.
Ada juga akun fikrikawakibi yang mengatakan, "Bukan jokowinya hilang melarikan diri, kitanya aja yang kurang jeli..." katanya.
Tulisan itu merupakan keterangan dari foto yang diposting di akun mereka.
Foto tersebut ialah foto dua orang pria.
Satu orang pria yang terlihat sudah berusia paruh baya mengenakan kaca mata.
Dia memakai kemeja warna putih.
Sementara satu orang yang dibilang mirip dengan Jokowi juga memakai kemeja warna putih.
Dia tampak menggendong tas warna hitam.
Pria ini memang terlihat cukup mirip dengan Jokowi.
Mulai dari senyum sampai tatanan rambut.
Namun sampai dengan saat ini belum dapat diketahui identitas dari pria tersebut.
Belum dapat dipastikan pula kapan foto itu diambil.
Penasaran dengan fotonya ?
Lihat di bawah ini :



MUI: KASUS AHOK AKAN DIREKAYASA AHOK DINYATAKAN "TIDAK BERSALAH"?

Indonesian Free Press -- Berita akhir-akhir ini, merupakan rekayasa kaliber raksasa untuk mencoba membalik-paksa) pendapat masyarakat luas bahwa ahok telah menistakan agama (Islam) menjadi ahok sama sekali tidak menistakan agama (Islam), dengan dua cara, yaitu:

1. mengangkat isu lama tapi seolah baru tentang transkripsi ucapan ahok (lihat: http://ift.tt/2f8E84N dll.), seolah-olah karena kesalahan transkripsi itulah lantas menyulut kemarahan umat islam secara salah arah dan seolah-olah hanya Buni Yani saja yang telah mendengarkan langsung ucapan ahok di Kepulau Seribu itu --sebuah pendapat yang keliru atau bodoh;

2. membenturkan pendapat antara pernyataan ahok yang otentik, berbunyi "jangan mau dibohongi *pakai* Al Qur'an Al Maidah 51" dengan pernyataan ahok yang tidak otentik, "jangan mau dibohongi Al Qur'an Al Maidah 51" (tidak ada kata *pakai*), seolah-olah masyarakat luas tidak pernah tahu/mendengar ucapan ahok yang otentik, dan seolah-olah pula ucapan ahok yang otentik (menggunakan kata *pakai*) itu tidak menodai agama (Islam).

Padahal mudah sekali kita cek di youtube (mis. Pernyataan Lengkap Ahok Saat Sebut Surat Al-Maidah Ayat 51, dll.), mereka yang telah menyimak secara langsung ucapan ahok berbunyi, *".....yakan dibohongi pakai Surat Al Maidah 51 macam-macam itu..."* , dan dilanjutkan ucapan ahok berbunyi, *"....Jadi babak-ibu perasaan, gak bisa pilih nih, karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya, gak papa...."* , sudah mencapai lebih dari 400.000 orang. Ini belum lagi dijumlahkan dengan mereka yang mendengarkan dari jalur lain, diyakini sudah mencapai jutaan orang.

Ahok menuduh umat islam (untuk tidak memilih dia) dibohongi pakai Al Maidah 51 dan dibodohin (agar) takut masuk neraka, jelas suatu bentuk penistaan/penodaan agama (Islam), baik itu menistakan para penceramah (ulama, ustadz, atau siapapun saja), atau menistakan Al Qur'an seolah-olah Al Qur'an sebenarnya tidaklah melarang umat Islam untuk memilih dirinya (sebagai seorang non muslim) dalam Pilkada DKI --padahal sangat keras melarang.

Untuk itu kami memperingatkan kita semua wahai umat Islam, "dan janganlah kalian menukar perjanjian kalian dengan Allah dengan harga yang murah, sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah, itulah yang lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui" (Al Qur'an, 16:95).

Jakarta, 6 November 2016.
Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI

*Mohon disebarkan utk menggagalkan rekayasa kasus ahok dan untuk syiar fakta berita sebenarnya.*


Sunday, November 6, 2016

Kapal Pengangkut TKI Tenggelam, 53 Penumpang Tewas, Nusron Wahid Masih Sibuk Urusi Ahok

Jurnalmuslim.com - Sebuah kapal yang mengangkut 93 TKI ilegal dari Johor menuju Nongsa, Batam, tenggelam Rabu, (2/11/2016) pagi. Kapal ini tenggelam sekitar 100 meter dari bibir pantai diduga lantaran menabrak karang.

Dari 93 TKI,  37 penumpang ditemukan selamat,  3 penumpang ditemukan tewas. Sementara 53 penumpang lainnya belum diketahui nasibnya karena diduga tenggelam.

Menurut salah seorang TKI, selain 93 TKI dalan kapal tersebut juga ada 4 awak kapal saat berangkat. "Jumlah semuanya kami dalam kapal itu 97 orang sama awak kapal," ujar salah seorang TKI yang selamat.

Dia menjelaskan jika kapal berangkat dari pelabuhan Sei Deli Johor sekutar pukul  03.00 waktu setempat. Kemudian sekitar pukul 05.30 WIB sampai diperairan Nongsa dan mereka disuruh turun oleh tekong kapal.

"Kami gak mau turun di tengah, lalu minta diantar kepinggir lagi, namun tak berapa lama tiba-tiba kapal menabrak sesuatu dan langsung oleng," ujarnya.

Pantauan di lokasi, para TKI yang selamat langsung didata oleh pihak Kepolisian. Sementara itu puluhan Polisi dari Polsek Nongsa dan Ditpolair Polda Kepri terlihat sibuk melakukan pencarian puluhan korban lain yang belum diketahui nasibnya. (nag)

6 Aplikasi Ini Diklaim Paling Aman di Dunia. Kamu Pakai yang Mana?


6 Aplikasi Ini Diklaim Paling Aman di Dunia. Kamu Pakai yang Mana?

Baru-baru ini sebuah lembaga survei yang beroperasi di seluruh dunia, Amnesty International telah merilis daftar aplikasi messaging alias pesan yang dianggap paling aman. Aplikasi-aplikasi pesan tersebut dianggap paling aman karena menawarkan fitur enkripsi end-to-end yang bisa bikin aktivitas chatting kamu susah dibajak atau diretas.

Dari hasil survei dan analisa lembaga tersebut, tercatat ada tujuh aplikasi pesan yang diklaim paling aman dan tak mudah diretas. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain adalah:

1. WhatsApp

Menurut survei, aplikasi pesan yang sudah mengumpulkan 2 miliar pengguna ini dilaporkan punya fitur keamanan paling bagus. Pasalnya, cuma pengguna WhatsApp saja yang mendapat peringatan jika fitur enkripsi end-to-end tidak diaplikasikan pada obrolan tertentu.

Dengan adanya fitur enkripsi yang terintegrasi pengguna jadi bisa memperkirakan obrolan apa saja yang harus mereka bicarakan di WhatsApp. Jadi lebih aman kan?

Fyi, fitur enkripsi alias keamanan dari WhatsApp ini pun diklaim lebih baik juga jika dibanding fitur enkripsi Facebook Messenger (aplikasi pesan yang juga dibuat oleh Facebook). Facebook Messenger diklaim tidak menerapkan fitur enkripsi end-to-end secara default, sehingga membuat aplikasi pesan itu dilaporkan tak terlalu cocoklah dipakai untuk obrolan yang sifatnya rahasia.

2. iMessage

Aplikasi pesan milik Apple ini juga diklaim paling aman kedua oleh lembaga survei tersebut. Pasalnya, aplikasi ini diklaim telah menerapkan enkripsi backdoors yang bikin siapa pun susah meretas. Enkripsi ini diklaim paling aman, bahkan pemerintah sekali pun gak bisa meretas atau membobol isi chat di aplikasi pesan ini.

3. Facetime

Selain iMessage, aplikasi pesan video call dari Apple ini diklaim juga paling aman di dunia versi Amnesty International. Obrolanmu via aplikasi pesan video call ini dijamin tak akan mudah diretas atau dibajak.

Lembaga atau orang yang ingin meretas aplikasi pesan video call ini wajib memiliki kemampuan mumpuni. Pasalnya, hingga kini masih belum ada yang bisa meretas atau membajak Facetime bahkan lewat 'jalur belakang' sekalipun.

4. Telegram

Aplikasi yang desain antarmukanya mirip WhatsApp ini diklaim juga paling aman oleh Amnesty International. Meski fitur enkripsi-nya gak di-setting secara default, kamu gak perlu khawatir obrolanmu mudah diretas. Soalnya, fitur enkripsi dari Telegram diklaim sangat aman, bahkan hacker sepintar apa pun bakal kesusahan saat meretas atau memasuki Telegram lewat jalur belakang sekalipun.

Asyiknya, ada banyak fitur enkripsi yang bisa kamu pilih di Telegram ini. Salah satunya adalah fitur pesan hilang secara otomatis alias self-destructing message yang bisa diatur berapa lama pesan itu bisa diakses.

5. Allo

Pendatang baru di dunia pesan instan ini pun juga diklaim paling aman oleh Amnesty International. Meski tergolong baru aplikasi ini sudah menerapkan fitur enkripsi end-to-end.

Sayangnya, kamu masih harus mengatur atau mengaktifkan fitur end-to-end itu sebelum menggunakan. Sama halnya dengan Chrome, fitur enkripsi end-to-end milik Allo ini juga mengusung mode Incognito untuk melindungi obrolan selama chatting.

6. LINE

Aplikasi pesan asal Jepang yang cukup populer di Indonesia ini juga diklaim sebagai aplikasi pesan paling aman di dunia. Dengan 200 jutaan pengguna aktif di seluruh dunia, LINE sudah menawarkan fitur keamanan alias enkripsi end-to-end.

Meski gak se-aman aplikasi pesan populer lainnya, pengguna kabarnya bisa dengan mudah mengenali apakah obrolan aman dengan hanya melihat apakah di pojok kiri atas kolom chatting sebelah nama teman chatting-mu sudah ada simbol gembok.

Itulah enam aplikasi pesan yang diklaim paling aman di dunia versi Amnesty International. Dari enam aplikasi yang masuk daftar di atas, aplikasi pesan mana yang sekarang lagi kamu gunakan?  (idntimes)