Tuesday, November 8, 2016

Satu Foto Ini Sudah Cukup Buktikan Pendaratan Di Bulan Itu Palsu




Neil Armstrong dikenal sebagai manusia pertama yang menginjakan kaki di Bulan. Tapi banyak orang yang menganggap kalau pendaratan di Bulan merupakan akal-akalan Amerika Serikat agar terlihat lebih unggul dari Rusia.

Jajak pendapat baru menunjukkan bahwa 20 persen warga Amerika tidak percaya kalau AS pernah melakukan misi pendaratan di Bulan. Setelah misi Apollo berakhir pada tahun 70-an, banyak yang bertanya kenapa tidak ada lagi manusia yang ke Bulan?



Karena hal itu banyak orang beranggapan kalau pendaratan di Bulan itu hanyalah settingan belaka yang dilakukan oleh AS agar terlihat lebih unggul saat Perang Dingin.

Percaya atau tidak, berikut ini ada satu foto yang membuktikan kalau pendaratan di Bulan itu palsu, seperti dikutip Wow Menariknya dari Listverse.

Katanya di Bulan tidak ada gravitasi dan udara, tapi bendera Amerika bisa berkibar



Ketika pendaratan di Bulan untuk pertama kalinya ditayangkan di televisi secara live, jutaan pemirsa di planet Bumi dengan jelas menyaksikan bendera Amerika berkibar ketika Neil Armstrong dan Buzz Aldrin menancapkannya di Bulan.

Seperti tampak pada foto di atas ketika bendera Amerika terlihat ada lipatan-lipatannya seperti tertiup angin.

Yang jadi pertanyaan, bukankah di Bulan tidak ada udara? Dan kenapa bisa bendera Amerika bisa berkibar sementara tidak ada udara?

NASA mengklaim bahwa efek berdesir pada bendera tersebut karena bendera itu memang sudah membentang sebelum ditancapkan. Penjelasan lain menunjukkan kalau efek berdesir pada bendera disebabkan oleh gaya reaksi dari para astronot saat menyentuh tiang alumunium.

Menurut kamu mana yang benar? (viva.co.id)

Monday, November 7, 2016

Miris !! Mendadak Darah Mengucur dari Bawah Perut Wanita Ini, Kejadian Selanjutnya Mengejutkan

Bagi seorang wanita, m3nstru4si adalah hal yang biasa mereka alami. Baru-baru ini dalam sebuah video yang diunggah oleh akun youtube Trollstation menunjukkan bagaimana seorang wanita sedang mengalami menstru4si.


Sejak vido ini diunggah sudah di saksikan lebih dari 1,2 juta kali. Dalam video tesebut menunjukkan bagaimana seorang wanita saat berjalan di keramaian, tiba-tiba bertanya pada orang yang didekatnya apakah memiliki pembalut? Dan pada akhirnya memak ada seorang wanita yang memberikannya.mendadak-d4rah-menguncur-dari-bawah-perut-wanita-ini-kejadian-selanjutnya-



�Terimakasih banyak ya, kau sungguh baik,� ujar wanita itu.
�Sungguh beruntung kalian para lelaki, tak perlu merasakan ini setiap bulannnya,� ujarnya sembari menyebrang. Lalu ia meminta orang-orang di sekitarnya memeriksa dahinya.

�Siapa pun tolong pegang dahiku, apa aku sedang demam? tolong cek suhu tubuhku,� ujarnya sembari ada seseorang yang memegang dahinya. Tak lama berselang orang itu lalu pergi meninggalkannya. Wanita itu pun tampak kembali mengeluh kesakitan.

�Oh Tuhan tolong perutku keram, perutku sangat sakit,� ujarnya sembari berteriak.

Lalu hal yang sangat tidak disangka-sangka pun terjadi.

Dari bagian bawah perut wanita itu tampak menguncur cairan merah dengan sangat deras. Wanita itu lalu berteriak sangat kencang hingga menarik perhatian orang-orang yang lewat.

Namun yang cukup aneh ialah, tampak tak ada satu orang pun yang datang menghampirinya. Para wanita yang melihatinya hanya mengerutkan dahi, bahkan ada yang tertawa-tawa melihat apa yang terjadi pada wanita itu.

Para pria yang melihat kejadian itu hanya bisa ternga nga dan kelihatan bigung. Namun d4rah terus menguncur dari tubuh wanita itu, bahkan hingga ia menyebrangi jalan.

�Tolong saya, tolong, ada kah disini yang memiliki pembalut, tolong saya, saya sungguh tak tahu apa yang terjadi,� teriaknya.

Namun tidak ada yang peduli dengan wanita hingga akhirnya ada seorang wanita berwajah asia yang datang ke padanya. Lalu ia dengan sigap membasuh kaki dan telapak kakinya yang penuh cairan berwarna merah dengan menggunakan tissue basah.

Seseorang yang merekam peristiwa itu lalu bertanya pada wanita itu.

�Permisi nona, apa yang yang terjadi padanya,� tanyannya.

Namun wanita yang berwajah asia itu hanya menoleh dan kembali membersihkan kaki si wanita yang bersimbah d4rah itu. Lalu wanita asia iru bertanya pada wanita yang bersimbah darah itu.

�Apa sebenarnya yang terjadi padamu?,� tanyanya.

�Aku sungguh tidak tahu, kurasa aku hanya mengalami ledakan m3nstru4si,� jawabnya.

Namun semua adegen itu ternyata hanya prank alias rekayasa semata. Video ini sendiri di buat oleh Trollstation, saluran youtube khusus pembuat konten video prank seperti ini.

Namun pesan dari video yang mereka buat ini bukan sekedar main-main. Melainkan mereka sengaja membuat video ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang m3nstru4si.

Tetapi kenyataannya mayoritas orang tersebut malah tampak ta peduli. Video ini lantas jadi sorotan banyak netizen. Mereka mengaku miris karena orang-orang disekitar wanita yang mengalami ledakan m3nstru4si itu tak peduli.

Berikut videonya:




Sumber : merdekasiana

Sungguh Mengharuhkan !!! Ayah Ini Masukan Putrinya Ke Dalam Kantong Plastik, Alasannya Bikin Mengejutkan ...

Siapa yang Tidak ingin anaknya sukses,pasti setiap orang tua ingin anaknya sukses.

Sudah menjadi tugas seorang ayah melindungi dan mengantarkan anaknya ke pintu gerbang kesuksesan. Meskipun berbagai macam rintangan harus dihadapi, ayah akan selalu berada di depan anaknya untuk menjadi perisai.



Tapi pengorbanan seorang ayah yang satu ini demi putrinya terbilang sangat luar biasa. Mungkin banyak orang yang mengira kalau pria ini sangat jahat karena tega memasukan putrinya sendiri ke dalam kantung plastik, tapi alasan dibalik semua itu bikin terharu.


Pria yang tak diketahui identitasnya itu sengaja memasukan putrinya ke dalam plastik demi mengantarkannya ke sekolah yang terletak di sebrang sungai besar.

Untuk sampai di sekolah, maka tak ada cara lain selain berenang, tapi nanti seragam akan basah. Oleh karena itu, pria ini memasukan putrinya ke dalam kantung plastik agar seragam putrinya tetap kering ketika sampai sekolah.

Kemudian pria ini akan berenang sambil membawa putrinya yang berada di dalam plastik. Dalam kata lain, sang ayah rela mempertaruhkan nyawanya demi mengantarkan putrinya sekolah. Sewaktu-waktu ia bisa saja terbawa arus sungai.

Luar biasa bukan pengorbanan ayah ini. Jadi hormatilah ayah kalian dan semangatlah dalam belajar dan 

Kisah Zinnirah, Wanita Buta yang Celik Hatinya


Wanita mithali ini bukanlah terkenal kerana kecantikan atau kebangsawanan. Dia memang tidak memiliki kecantikan atau kekayaan. Dia hanyalah seorang hamba kepada Umar al-Khattab sebelum keislamannya namun dia memiliki aqidah tauhid yang menebal pada zaman penentangan Islam. Biarpun fizikal wanita ini diseksa dengan berbagai-bagai kesakitan, penderitaan & kesusahan tetapi hatinya tetap kepada Allah S.W.T. Dia menerima penyeksaan itu walaupun tubuhnya hancur akibat pukulan demi pukulan, sepakan terajang & hantukan. Namun, demi Islam dia tidak akan menyerah kalah.

Zinnirah, begitulah indah namanya, mungkin tidak ramai yang tahu kisah ketabahan & keagungan cintanya kepada Allah S.W.T. Wanita ini tidak punya ijazah, tidak terkenal di dunia, tidak mempunyai harta apalagi memiliki pangkat yang besar. Namun, Allah S.W.T memuliakan dan memberi penghormatan yang tinggi kepadanya.

Dunia dan segala isinya bukan lagi matlamat. Sekalipun dilonggokkan emas sebesar Bukit Uhud, dia tidak akan menukar aqidah yang telah bertunjang di hatinya. Menurut riwayat islam, Zinnirah adalah di antara org yang awal memeluk Islam.Zaman awal Islam penuh cubaan. Sesiapa yang memeluk Islam, tidak seorang pun bebas daripada pelbagai penderitaan, kecaman, kata nista dan penindasan. Zinnirah mengalami itu semua. Wanita berbangsa Rom ini telah ditawan dan dijual di Kota Makkah. Kemudian Umar al-Khattab membelinya dengan harga yang murah utk dijadikan hamba, seterusnya menjadi tawanan tuannya.

Pada peringkat awal, Zinnirah cuba menyembunyikan pengislamannya daripada diketahui oleh Umar. Dia melakukan ibadah ketika org lain tiada di rumah atau pada waktu tengah malam ketika org lain sedang nyenyak tidur. Namun, lama kelamaan amalan solehahnya dapat dicium oleh musuh.

Sudah tentu org yang paling marah ialah tuannya sendiri iaitu Umar. Siapakah yang tidak kenal dengan Umar al-Khattab yang terkenal dengan sikap kejam, bengis, ganas, garang, tidak berhati perut, tidak berperikemanusiaan itu. Umar terus menampar Zinnirah, menendang, mengikat kedua belah kai tangan Zinnirah. Kemudian, dijemur di tgh panas mentari. Bayangkanlah antara seksaan yang dihadapinya. Sungguh panas padang pasir pada waktu siang dan terlalu sejuk pada waktu malam, badannya dihempap dengan batu besar dan 1001 macam penyeksaan yang diterimanya.

Dalam keperitan fizikal, Zinnirah masih mampu menguntum senyuman. Hatinya tidak putus-putus mengucapkan " Allah, Allah, Allah, Allahu Akbar, Allah lah yang Maha Besar ". Dan hatinya berbisik, " Ini untuk-Mu wahai Tuhan, aku membeli kesusahan ini utk mendapat kesenangan di akhirat ". Begitulah ungkapan katanya yang menjadi penawar utknya.

Kemuncak penyeksaan yang diterima oleh Zinnirah ialah matanya dicucuk dengan besi tajam dan akhirnya gelaplah seluruh pandangan. Hatinya masih mampu berbisik," Tuhan, walau aku dibunuh mati, aku lebih rela daripada menjual agama-Mu ini Tuhan. Semakin aku diuji, semakin terasa kehebatan dan keagungan-Mu Tuhan. Panahan cinta dari-Mu itulah makin menguatkan diri ini utk menerima apa shj. Cuma satu permintaanku, berilah petunjuk kepada org yang menyeksaku ini.

Ternyata doa org teraniaya ini makbul. Akhirnya Umar memeluk Islam setelah mendapat hidayah Allah S.W.T melalui adiknya, Fatimah. Malah Saidina Umar menjadi sahabat yang tergolong Khulafa Arrasyidin...Sifat pembengisnya bertukar menjadi lembut, garang bertukar kepada pemaaf, bakhil bertukar pd pemurah,tidak berhati perut kepada bertimbang rasa, gila dunia kepada gila akhirat.

Kembali kepada Zinnirah, walaupun matanya buta utk melihat alam maya tapi hatinya tidak buta utk menerima cahaya kebenaran Islam. Pandangan hati boleh menembusi pandangan zahir. Apabila melihat keadaan Zinnirah, org-org Quraisy cuba mempermain-mainkannya. Mereka mengatakan Zinnirah buta kerana menerima laknat dari Tuhan mereka iaitu, latta dan Uzza.

Zinnirah menolak penghinaan itu. Baginya kedua berhala itu tiada sedikitpun kena mengena dengan matanya. Dia cuba meyakinkan mereka bahawa masalah buta itu adalah datang daripa Allah S.W.T. Maka Allahlah yang berkuasa mengembalikan pancainderanya seperti biasa.

Berlakulah sedikit kekecohan, org-org Qurais mencabar Zinnirah kerana mempertahan dirinya. Umar pula sudah berhenti menyeksa kerana bosan melihat ketabahan hatinya.

Hambanya tidak mahu sedikitpun berganjak daripada keimanan kepada Allah S.W.T. Tiada siapa yang boleh menolak ketentuan Tuhan. Apabila Allah S.W.T mengambil sekejap nikmat mata, kemudian memulangkannya semula kepada Zinnirah. Allah S.W.T menggantikannya dengan mata yang lebih baik. Zinnirah boleh melihat seperti biasa, lebih terang daripada matanya yang asal. Demikianlah pertolongan Allah S.W.T kepadanya bagi menguatkan lagi keimanannya. Tidak lama kemudian, Saiyidina Abu Bakar datang menyelamatkan Zinnirah dengan membelinya dengan harga tinggi. Terselamatlah dia daripada menjadi penindasan org-org kafir.

Di antara sifat wanita yang solehah ini, dia sentiasa merasa Allah S.W.T memerhatikan dirinya, setiap detik dan saat. Apabila nafsunya mengajak berbuat sesuatu perkara yang mungkar, segera pula hatinya bertindak balas dengan mengatakan Allah S.W.T Maha Melihat. Nafsu yang mahu berbuat segera ditepis dengan katanya," wahai nafsu mengapa engkau tidak takut dengan neraka?".

Hati Zinnirah sentiasa terpimpin, begitu juga dengan akhlaknya. Hasilnya, hati dan jiwa merasa aman daripada kongkongan hawa nafsu. Kemerdekaan jiwa inilah yang diperolehi oleh Zinnirah, wanita yang tidak terkenal di dunia tetapi terkenal di langit.

Marilah kita berazam dengan membulatkan sepenuh pengharapan memohon pada Allah S.W.T supaya sentiasa mendapat petunjuk dan hidayah. Sekiranya diuji dengan pelbagai dugaan biarlah hati kita setabah Zinnirah. Biarlah iman kita sekuat dirinya. Biarlah hati kita terus celik...inilah idola kita, Zinnirah....

sumber http://ift.tt/2e2LIzG

CATAT ! MUI Tidak Perlu Klarifikasi Ahok Sepanjang Bukti Cukup Kuat.

CATAT ! MUI Tidak Perlu Klarifikasi Ahok Sepanjang Bukti Cukup Kuat.

Media Dakwah - Politikus PDIP Hamka Haq menyinggung putusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang langsung 'memvonis' Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersalah melakukan penistaan agama tanpa melakukan klarifikasi. Apa respons MUI?

Wakil Ketua MUI Pusat Zainut Tauhid mengatakan, dalam mekanisme penetapan fatwa MUI membentuk tim. Keanggotaannya terdiri dari komisi atau gabungan dari beberapa komisi, tergantung cakupan masalahnya.

Terkait kasus kontroversi pidato Ahok yang dianggap telah menistakan agama, lanjut Zainut, MUI telah membentuk tim yang keanggotaannya melibatkan banyak komisi. Masalah ini dinilai serius, sehingga banyak komisi yang dilibatkan.

"Tim telah bekerja sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan," kata Zainut saat dihubungi detikcom lewat telepon, Senin (7/11/2016).

"Persoalan apakan harus mekakukan tabayyun (klarifikasi) kepada pihak terlapor itu tidak menjadi keharusan sepanjang data pendukungnya sudah cukup kuat. Beberapa putusan fatwa misalnya, fatwa tentang Gafatar, fatwa tentang Lia Eden, fatwa tentang Al Qiyadah al-Islamiyah dan masih banyak fatwa yang serupa yang lainnya, semua itu kami tidak memanggil terlapor. Jadi sudah ada yurisprudendinya. Dan oleh penegak hukum diakui kedudukannya," sambung Zainut memaparkan.

Zainut mengingatkan agar pihak-pihak lain sebaiknya tidak usah sibuk mengurusi rumah tangga MUI. Keputusan yang sudah menjadi ketetapan MUI harus dihormati.

"Secara hukum dan moral MUI siap mempertanggungjawabkan kepada umat dan negara," ucapnya.[detik

Sekretariat HMI Didatangi Puluhan Polisi, Sekjen HMI Dibawa Tengah Malam.

Sekretariat HMI Didatangi Puluhan Polisi, Sekjen HMI Dibawa Tengah Malam.

Media Dakwah - Polisi menangkap mahasiswa bernama Ismail Ibrahim (23) yang diduga kuat jadi perusuh saat aksi demo 4 November 2016. Tidak lama setelah itu, polisi mengamankan Sekretaris Jenderal Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ami Jaya. Ami dijemput polisi di gedung Sekretariat PB HMI, Jakarta Selatan.

"Iya benar bahwa Sekjen kami ditangkap polisi," ujar Wasekjen PB HMI Ilham Akbar saat dihubungi detikcom lewat telepon, Selasa (8/11/2016) dini hari tadi.

Menurut Ilham, Ami dijemput polisi di Sekretariat PB HMI, Jalan Sultan Agung No 25A, Jakarta Selatan, sekitar pukul 00.00 WIB dini hari. Polisi datang dengan membawa surat penangkapan dan penggeledahan di gedung tersebut. 

Awalnya, pihak HMI menolak menyerahkan Ami Jaya dengan alasan akan diantarkan sendiri oleh pengurus HMI ke pihak kepolisian. "Awalnya kami tidak mengizinkan untuk dibawa paksa," ujar Ilham.

Karena Ami Jaya tidak diizinkan dibawa, lanjut Ilham, polisi yang berjumlah lebih dari 10 orang tiba-tiba berniat membawa Ketua Umum PB HMI Mulyadi ke dalam mobil polisi. Tindakan itu sempat dicegah oleh beberapa pengurus HMI.

"Setelah melakukan dialog, maka kami memberikan syarat Ami Jaya akan kami bawa ke polisi tanpa menggunakan kendaraan dari pihak kepolisian," ucapnya.

Ami Jaya saat ini telah berada di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dari pihak kepolisian. Belum ada informasi dari polisi terkait dijemputnya Sekjen HMI ini untuk diperiksa.

Sebelumnya, Polisi menangkap Ismail Ibrahim yang diduga kuat melakukan penyerangan ke aparat dalam aksi demo 4 November. Dia diringkus di rumah anggota DPD RI Basri Salama.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, Ismail Ibrahim diduga ikut melakukan penyerangan terhadap aparat. "Yang bersangkutan melakukan penyerangan kepada petugas karena ikut teman yang lain yang sudah melempari dan menyerang serta terprovokasi oleh kata-kata dari orator di atas mobil komando untuk tidak takut dan terus maju," kata Hendy saat dikonfirmasi detikcom.

Hendi menyebut, Ismail merupakan mahasiswa semester 5 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Sosiologi di sebuah kampus swasta di Jakarta Selatan. Dia juga merupakan ketua Himpunan Mahasiswa Sosiologi.[detik]

Mahasiswa Islam UI Dukung Ulama, Serukan Petisi Kawal Kasus Ahok

Mahasiswa Islam UI Dukung Ulama, Serukan Petisi Kawal Kasus Ahok

Media Dakwah - Mahasiswa yang tergabung dalam Nuansa Islam Mahasiswa (Salam) UI mengeluarkan pernyataan sikap atau petisi terkait keberhasilan para ulama pada 4 November yang menuntut kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Salam UI menyatakan, sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kebhinekaan, keadilan serta perdamaian, mahasiswa berhak mengambil peran.

Salam UI menyampaikan apresiasi terbaik bagi seluruh elemen, terutama para ulama, yang telah mencipta sejarah menyatukan umat muslim dari berbagai penjuru nusantara dalam jumlah yang besar untuk menyuarakan aspirasi bagi negeri sebagai bagian dari dinamika kehidupan berdemokrasi. Sebuah penyampaian aspirasi yang menyejukkan, tertib dan damai, sebagaimana dinilai oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi pers Sabtu, 5 November 2016.

"Bahwa sebagian kecil kericuhan yang terjadi pada malam tanggal 4 November 2016 memunculkan hikmah dan pelajaran berharga bagi umat Islam untuk lebih waspada dan selalu merapatkan barisan agar terhindar dari provokasi serta kemungkinan penyusupan oleh orang-orang yang berusaha menciderai nilai-nilai perdamaian serta kemuliaan Islam di berbagai agenda kebaikan yang akan dilaksanakan kedepan," kata Ketua LDK Salam UI, Rangga Kusumo di Depok, Senin 7 November 2016.

Pihaknya berharap, polisi sebagai pelayan masyarakat dalam hal harus juga mampu bertindak lebih bijak dalam menyikapi setiap kemungkinan-kemungkinan buruk yang terjadi dalam setiap momen aksi, tidak ikut terprovokasi, menghindari tindakan represif serta tetap bersama-sama menjaga situasi berjalan dengan tertib dan damai. Rangga menambahkan, Salam UI menyampaikan kekecewaannya kepada Presiden RI Joko Widodo sebagai pemimpin tidak bersedia hadir menemui massa aksi di Istana Negara.

"Salam UI tetap mengapresiasi tercapainya beberapa kesepakatan antara kaum muslimin yang diwakili oleh para ulama dengan para pemangku kebijakan terkait kasus dugaan penodaan agama ini," katanya.

Rangga menambahkan, berdasarkan poin kesepakatan tersebut, Salam UI mendesak pemerintah, DPR/MPR serta aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, tegas, profesional dan transparan dalam memproses kasus ini.

Juga berdasarkan pada UUD 1945 pasal 28 D ayat 1 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum, maka Salam UI berkomitmen siap bekerjasama dengan elemen lainnya untuk terus mengawal proses hukum kasus ini agar tidak terjadi diskriminasi hukum hingga terciptanya keputusan akhir yang seadil-adilnya.

"Teruntuk seluruh umat Islam di Indonesia agar tetap saling menguatkan, bersiap siaga dan mendukung satu sama lain dalam mengawal proses hukum yang sedang berlangsung. Tunjukkan juga bahwa kita masih percaya terhadap penegakkan hukum di Indonesia," katanya.[sindo